4 Hal yang Perlu Diperhatikan Jika Ingin Jadi Jurnalis

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Jika Ingin Jadi Jurnalis

274
0
SHARE

Salah satu pekerjaan yang mungkin tidak menuntut jurusan tertentu dalam bekerja adalah wartawan atau jurnalis.

Pekerjaan ini dapat dimasuki oleh siapapun dari berbagai bidang ataupun jurusan. Pekerjaan sebagai jurnalis terkadang melelahkan, namun asik jika sudah mendalaminya. Jurnalis menuntut pikiran yang terbuka dan kemampuan berinteraksi atau berkomunikasi yang baik agar mendapatkan narasumber yang kompeten.

Berkecimpung sebagai jurnalis akan membawa kalian ke dalam dunia yang begitu luas, kalian akan dituntut untuk sering membaca dan menulis, karena menulis adalah pekerjaan jurnalis.

Saya tidak akan bicara mengenai kaidah jurnalistik, karena bisa dilihat langsung melalui kode etik jurnalistik, atau dengan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh media tertentu.

Di sini, saya lebih akan mengulas tentang apa (yang secara informal) dibutuhkan oleh jurnalis.

1) Passion menulis

Seorang jurnalis harus memiliki passion menulis, karena jika mereka tidak suka menulis dan mencari berita, maka pekerjaan jurnalistik hanya akan dianggap beban bagi para jurnalis.

Passion ini nanti yang akan mendorong para jurnalis untuk mengembangkan produk jurnalistik, yang awalnya hanya melansir, bisa berkembang menjadi relay, dan pada akhirnya menuliskan berita sendiri (membuat berita).

2) Skill/kemampuan bernarasi

Setelah passion, terbitlah skill atau kemampuan. Skill ini bukan bawaan semenjak lahir, tapi bisa diasah, meskipun kalian pada awalnya jarang menulis, tapi ketika ada passion, maka skill ini bisa dipelajari beriringan dengan keinginan.

Jika memulai dari nol, maka skill bisa didapatkan dengan mengikuti pelatihan jurnalistik atau magang di kantor berita tertentu yang akan membantu kalian untuk mengembangkan dan membiasakan diri menulis berita.

3) Daya tahan (Endurance)

Apabila sudah punya passion dan skill, hal selanjutnya yang perlu diasah sebagai jurnalis adalah endurance atau ketahanan.

Kalian terkadang harus ngetam (menunggu) berjam-jam di suatu tempat untuk mendapatkan berita, tidak jarang kalian akan melanglangbuana ke tempat yang cukup jauh untuk mendapatkan berita, semisal pagi di wilayah Rungkut Surabaya, lalu siang diminta menghadiri acara di daerah Benowo.

Endurance ini akan terlatih selama kalian terus-menerus berkecimpung di dunia jurnalistik.

4) Teliti dengan teknik penulisan

Selain itu, para jurnalis juga memerlukan kejelian dalam teknik menulis, upayakan jangan sampai salah kata, karena kredibilitas media bersandar pada kepenulisannya.

Kepribadian dan ketertarikan seorang jurnalis dapat dilihat dari berita yang mereka angkat, semisal jika seorang jurnalis lebih tertarik dengan berita ekonomi dan bisnis, maka beritanya mengenai ekonomi maupun bisnis akan lebih mendalam ketimbang ia menulis tentang olah raga atau sosial-politik.

Tidak bisa diabaikan pula bahwa demi mengejar target ad sense, sekarang ada berita yang membahas tentang seks dan sejenisnya, ini justru memperlihatkan kepribadian jurnalis yang memang tertarik kepada hal tersebut, karena ad sense tidak melulu harus menarik dengan berita seks dan seputarnya.

LEAVE A REPLY