Industri kreatif sedang diminati berbagai kalangan karena perkembangan yang pesat dan memiliki peran penting di pasar global, Sobat SJ. UNCTAD memaparkan bahwa nilai global untuk produk dan jasa kreatif telah mencapai US$509 miliar atau sekitar Rp7 kuadriliun. Selain itu, profesi yang ada di industri kreatif ini digandrungi karena biasanya berkaitan dengan hobi dan passion. Ada banyak sekali jenis profesi di industri kreatif termasuk serba-serbi profesi ilustrator yang juga tak kalah menjanjikan.
Sekedar informasi, ilustrator dan dan desain grafis berbeda, lho. Menurut Prospects, ilustrator adalah seorang yang membantu menyampaikan cerita, ide dan juga pesan menggunakan media visual. Cara bekerja illustrator tidak hanya menggambar, namun juga dengan fotografi atau ilustrasi digital.
Cabang Pekerjaan Ilustrator
Nah, saking luasnya cara illustrator bisa bekerja, biasanya para ilustrator dibagi dalam beberapa bidang pekerjaan:
1. Ilustrator Komik
Ilustrasi ini biasanya membuat ilustrasi pada komik. Baik itu komik cetak atau komik digital, buku, majalah hingga surat kabar.
2. Ilustrator Forensik
Ilustrator forensik biasa berkaitan dengan kasus kriminal. Misalnya gambar seorang buronan hukum yang dibuat berdasarkan deskripsi korban atau saksi.
3. Ilustrator Medis
Ilustrasi yang satu ini biasanya membuat gambar detail organ tubuh manusia yang bisa kamu lihat di buku-buku pelajaran.
4. Ilustrasi Storyboard
Dalam pembuatan video, termasuk film dan iklan, sebelum proses penampilan gambar biasanya dibutuhkan gambar ilustrasi. Di gambaran tersebut membantu menjabarkan secara jelas apa-apa saja yang akan di-shoot ke dalam layar.
5. Ilustrator Fesyen
Sekilas, ilustrator fesyen berkaitan dengan desainer fesyen, namun mereka berdua memiliki tugas yang berbeda. Ilustrator fesyen bertugas membuat ilustrasi mode, sedangkan desainer membuat ilustrasi tersebut menjadi kenyataan.
Selain daftar di atas, karya ilustrator bisa juga diletakkan dalam kemasan produk, kartu ucapan, membuat logo perusahaan dan masih banyak lagi.
Ilustrator, Profesi Bergengsi di Industri Kreatif
Ilustrator, disebutkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno adalah sebuah profesi yang bergengsi di industri kreatif.
“Profesi ilustrator di Indonesia adalah profesi bergengsi dan pilihan di era industri kreatif saat ini,” kata Sandiaga di peluncuran kampanye SOVLO Bangga Illustrator Lokal, Selasa, (9/11/2021)
Lebih lanjut, Menparekraf memberi contoh beberapa ilustrator yang sudah terkenal di industri kreatif seperti Naela Ali, Tahilalats hingga Faza Meonk yang menciptakan tokoh fiksi Juki.
Cara Menjadi Ilustrator Profesional
Setelah melihat penjelasan di atas mengenai serba-serbi profesi ilustrator di industri kreatif, apakah kamu tertarik untuk menjalaninya? Jika iya, nih, ada beragam tips untuk seseorang bisa menjadi ilustrator profesional.
1. Tentukan Fokus
Kamu sudah mengetahui bahwa cabang pekerjaan ilustrator sangat banyak bidangnya. Kamu bisa mulai menentukan ingin menjadi ilustrator di bidang yang mana.
2. Buatlah Portfolio
Selanjutnya, kamu bisa membuat portfolio. Portfolio ini penting untuk menarik perhatian calon klien untuk memakai jasamu, jika kamu adalah seorang pekerja lepas. Selain itu, lewat portfolio, klien dan dirimu juga bisa lebih mudah menentukan harga untuk karyamu lewat kualitas.
3. Jaga Hubungan dengan Klien
Setelah kamu mendapatkan klien-klien, penting bagi untuk seorang ilustrator profesional untuk tetap menjaga hubungan. Penuhi ekspektasi dan keinginana klien kala mereka memakai jasamu, ditambah dengan komunikasi dan transparansi yang baik dalam bekerja. Bisa jadi, di kesempatan lainnya, klien tersebut akan mengajakmu bekerja sama kembali.
Sumber: https://sampaijauh.com/serba-serbi-profesi-ilustrator-8220


