Pekerjaan desainer interior cuma gambar-gambar furnitur? Salah. Desainer Interior adalah suatu profesi yang bertanggung jawab atas keseluruhan proses desain interior yang terdiri dari perencanaan, penataan dan perancangan ruang-ruang interior.
Sedangkan arsitek interior memiliki lingkup kemampuan dan pekerjaan yang lebih luas daripada dekorator interior maupun desainer interior. Seorang arsitek interior memiliki dasar pemikiran ilmiah di bidang arsitektur, sehingga dapat melakukan penambahan maupun pengurangan terhadap bangunan yang berhubungan dengan struktur.
Seorang desainer interior itu punya latar belakang pendidikan desain, sehingga dapat menjelaskan secara ilmiah setiap solusi desain yang menjadi keputusannya. Desainer interior bisa saja melakukan perubahan yang berhubungan dengan struktur, namun diperlukan adanya konsultasi dengan pihak yang kompeten dengan struktur, yaitu arsitek maupun kontraktor sipil.
Desain Interior adalah suatu upaya sadar atau kegiatan untuk memecahkan permasalahan ruang dalam yang bertujuan mencapai keseimbangan estetis, fungsi, ekonomi dan makna. Masalah-masalah desain timbul dari kondisi-kondisi tertentu yang berubah dalam setiap proyek desain. Tantangan bagi desainer nggak hanya terletak pada inovasi pemecahan masalah yang ada, akan tetapi kemampuan desainer untuk menggali masalah merupakan modal utamanya dalam proses berkreasi.
Yap, inilah profesi yang membutuhkan ketepatan dan kecermatan perhitungan sekaligus dipadukan dengan daya imajinasi dan kreativitas. Seorang desainer interior menggabungkan fungsi kegunaan, estetika, dan keselamatan untuk setiap proyek bangunannya. Dia juga harus tahu bagaimana membuat rancangan yang mencakup furnitur, warna dan pencahayaan untuk membuat setiap ruang besar atau kecil jadi terlihat megah dan enak dipandang. Makin mengesankan hasil desain sang interior desain, maka akan makin meningkatkan karier desainer itu sendiri.
Sumber: https://hai.grid.id/read/07351206/pekerjaan-desainer-interior-nggak-hanya-gambar-furnitur


