Jaksa merupakan profesi yang menawarkan gaji pokok dan tunjangan tinggi sesuai dengan kelas jabatan. Wewenang jaksa adalah melakukan penyelidikan hingga tahap eksekusi perkara seseorang untuk memberikan keadilan bagi korban. Dalam melaksanakan tugas dan wewenang tersebut, jaksa wajib menjunjung kode etik agar bisa menjaga martabat dan kehormatan profesi yang disandang. Tahapan menjadi jaksa tidak mudah sebab lulusan Sarjana Hukum wajib memenuhi persyaratan yang diajukan pihak Kejaksaan.
Buat Kamu yang ingin menjadi jaksa setelah lulus kuliah, simak tata cara menjadi jaksa di Kejaksaan berikut :
1. Memenuhi Persyaratan Yang Ditetapkan
Berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia, ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon jaksa di Kejaksaan yaitu :
- WNI dan bertakwa kepada Tuhan YME.
- Menjunjung kesetiaan pada dasar negara Pancasila dan UUD 1945.
- Minimal berijazah Sarjana Hukum dengan usia minimum 25 tahun dan maksimum 35 tahun.
- Memiliki kesehatan rohani dan jasmani
- Berwibawa, jujur, adik, tidak memiliki perlakukan tercela, dan berstatus PNS.
2. Mengikuti Rekrutmen Calon Jaksa
Lulusan baru yang memang memiliki minat menjadi jaksa, bisa mendaftarkan diri menjadi PNS lebih dulu. Penuhi persyaratan menjadi jaksa dengan mengikuti tes CPNS Kejaksaan.
Sama seperti tes pada lembaga lain, peserta wajib mengikuti seleksi baik tes akademik hingga wawancara. Selanjutnya peserta wajib mengikuti Program Pendidikan dan Pelatihan Jaksa setelah diangkat sebagai PNS.
3. Masa Tunggu
Tahapan menjadi jaksa tidak mudah sebab Kamu yang berhasil lolos tes CPNS dan diangkat menjadi PNS/ASN, wajib bekerja sebagai pegawai TU atau Tata Usaha selama dua tahun. Selama masa tunggu tersebut, calon jaksa harus belajar mengenai cara kerja jaksa sesungguhnya. Nantinya nama Kamu akan diusulkan untuk mengikuti PPPJ yang menjadi pendidikan dasar seorang jaksa di Kejaksaan.
4. Mengikuti Pendidikan Di PPPJ
Pendidikan yang akan Kamu tempuh memerlukan waktu enam bulan. Calon jaksa akan mendapatkan pendidikan yang membentuk karakter sesuai aturan seperti berwibawa, adil dan tidak melakukan tindakan tercela.
Tak hanya latihan materi saja, jaksa wajib menjaga kesehatan fisik secara optimal. Jangan heran pelatihan di PPPJ akan membuat jaksa semakin bugar seperti latihan baris berbaris, lari dan lain-lain.
5. Membuat Karya Ilmiah
Syarat kelulusan calon jaksa di PPPJ adalah membuat karya ilmiah dan wajib memenuhi standar penilaian. Tidak semua sarjana hukum bisa menjadi jaksa sebab pendidikan PPPJ hampir mirip dengan TNI. Demi membentuk karakter jaksa yang bisa bersikap tegas dan adil, kenapa tidak?
Tahapan menjadi jaksa tidak mudah, tetapi tidak sulit asal Kamu mau bekerja keras. Hal yang lebih sulit adalah menjaga integritas dan menjunjung kode etik profesi. Bela semua orang yang membutuhkan keadilan tanpa memandang latar belakang, ya! Semoga informasi kali ini bermanfaat ya.


