1. Tidak Bisa Mengembangkan Keterampilan

Ijinkan anak melakukan kesalahan untuk membuat keterampilannya berkembang.
2. Depresi

Anak merasa tidak boleh melakukan apa-apa sehingga anak dapat menjadi depresi.
3. Kehilangan Percaya Diri

Anak dapat kehilangan percaya diri karena tidak pernah dibiarkan untuk menyelesaikan masalahnya sendiri.
4. Turunnya Harga Diri

Harga diri muncul ketika anak berhasil melakukan sesuatu. Orangtua overprotektif menghalangi anak mencapai sesuatu. Akibatnya, harga diri anak akan turun.
5. Kebahagiaan Tertekan

Tidak memiliki ruang gerak bebas dapat menyebabkan anak stres sehingga tidak bisa menjadi bahagia.
6. Pertumbuhan Anak Terhambat

Anak tidak akan bisa tumbuh apabila tidak bisa melakukan apa-apa.




